TEGAL– Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tegal Tegal Hendy Andriyanto mengarakan puncak musim hujan diprediksi akhir Januari ini. Maka, kemungkinan terjadi peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif sehingga secara otomatis angin akan lebih kencang dari biasanya.
Dia menambahkan, hembusan angin kencang berpeluang membuat gelombang laut tinggi di wilayah pesisir Eks Karesidenan Pekalongan.“Kali ini gelombang tinggi diprediksi terjadi beberapa hari ke depan di utara laut Jawa bagian tengah, termasuk wilayah Tegal hingga Pekalongan dan sekitarnya”, kata Hendy, Rabu (17/1).
Menurut Hendy, tinggi gelombang gelombang tinggi terjadi karena tiupan angin yang cukup kencang di wilayah tersebut. Besar kecil tiupan anginditentukan oleh aktivitas awan-awan konvektif yang berada di atas lautan.
“Semakin banyak pertumbuhan awan konventif di atas lautan, maka angin yang dihasilkan oleh awan tersebut semakin besar dan kencang hingga mempengaruhi tinggi gelombang” , kata Hendy.
Hendy menambahkan, ada sejumlah kriteria tingkat bahaya gelombang laut. Misal gelombang dengan ketinggian 1,25 meter hingga 2 meter maka cukup berbahaya bagi perahu nelayan. Selanjutnya gelombang dengan ketinggian 2 hingga 3 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang.
