TEGAL-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal kumpulkan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Taman Poci, Jalan Pancasila Kota Tegal, Rabu (3/1) pagi.
Sebanyak 50 PKL hadir dalam pertemuan tersebut. Kepala Satpol PP Kota Tegal Joko Syukur Baharudin, Sekretaris Disperkim Kota Tegal Budi Priyanto, Kabid Penegakan Perda Heri, Kasi Taman Ilham Kurniawan turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Kepala Satpol PP Kota Tegal Joko Syukur Baharudin meminta program pembangunan di Kota Tegal untuk didukung oleh masyarakat. Tahun 2018, Kota Tegal mencanangkan Tegal Bersih sebagai upaya untuk meraih program adipura.
“Kami berharap piala adipura bisa diraih kembali. Tentunya tidak hanya tugas pemerintah saja, namun perlu didukung seluruh komponen masyarakat”, kata Joko.
Joko menambahkan, ada beberapa item yang perlu kita benahi antara lain adalah TPA, pengelolaan PKL, Lingkungan perumahan, saluran sungai. Para PKL sudah diundang ke kantor Satpol PP untuk diberikan sosialisasi.
“Untuk PKL di kawasan Taman Poci, kami minta setelah menggelar lapak untuk dirapikan kembali, sehingga pagi akan rapid an tertib kembali”, imbuh Joko.
Sekretaris Disperkim Kota Tegal Budi Priyanto menyampaikan Taman Poci tetap pada fungsinya yaitu sebagai taman atau ruang terbuka hijau. Oleh kara itu, paling tidak setelah selesai berjualan, lapak PKL dirapikan agar tempat tersebut difungsikan menjadi taman kembali.
“Butuh kerjasama antara pedagang dengan Kita. Bila malam hari dijadikan berjualan namun paginya harus sudah rapi”, pungkas Budi. (Sa. Amin/wartabahari.com)
