KOTA TEGAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu (15/7/2026).

Program yang dilaksanakan Kodim 0712/Tegal bersama Pemerintah Kota Tegal ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 dengan sasaran utama pembangunan saluran drainase di Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan.

Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III, Kapten Inf Jamaluddin Abbas, dalam laporannya menyampaikan bahwa Program ini dilatarbelakangi masih adanya saluran air yang belum permanen serta keterbatasan swadaya masyarakat.

Sasaran fisik TMMD berupa pemasangan saluran U-Ditch beserta cover sepanjang 123 meter dengan ukuran lebar 40 sentimeter dan tinggi 50 sentimeter. Selain itu, terdapat sasaran nonfisik berupa sosialisasi TMMD, penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan kenakalan remaja dan bahaya narkoba, kesehatan, keluarga berencana, stunting, hingga pemberdayaan masyarakat.

Program ini didukung anggaran sebesar Rp288.760.200 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp231 juta dan APBD Kota Tegal sebesar Rp57.760.200.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengatakan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan daerah melalui semangat gotong royong.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan, jembatan, drainase ataupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, TMMD membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan,” ujar Dedy Yon Supriyono.

Ia berharap seluruh sasaran kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Lurah Debong Kidul, Erni, mengatakan pembangunan drainase merupakan kelanjutan program TMMD yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah RW 1 dan kini diteruskan ke RW 2 yang meliputi RT 1 dan RT 2. Menurutnya, masyarakat juga siap berpartisipasi mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Harapan kami, dengan adanya TMMD ini genangan air di Jalan KH. Mustofa. bisa berkurang karena sudah ada saluran. Mudah-mudahan ke depan program ini dapat dilanjutkan hingga seluruh jalur selesai sehingga penanganan banjir bisa lebih maksimal,” pungkas Erni.(*)