KOTA TEGAL – Memaknai bulan Muharam 1448 Hijriah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tegal mengadakan acara santunan anak yatim dan dhuafa di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal, Selasa (14/7).

Ada sebanyak 130 anak yatim dan dhuafa, diantaranya dari Pondok Pesantren yang ada di Kota Tegal, Brebes, Pemalang dan sekitarnya. Selain itu, dari setiap organisasi wanita yang tergabung dalam GOW mengirimkan 2 anak yatim ataupun dhuafa.

Turut hadir pada acara tersebut, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Ketua Baznas Kota Tegal Harun Abdi Manaf, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal dr Abdal Hakim Tohari, Kabag Kesra Setda Kota Tegal Firman Hadi, Ketua dan perwakilan organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kota Tegal.

Ketua GOW Kota Tegal, Debby Firoeza Indiany mengatakan, sudah menjadi tradisi GOW Kota Tegal di setiap Muharam diperingati sebagai Hari Raya Anak Yatim. Momentum tersebut sebagai pengingat agar memperhatikan dan peduli terhadap anak yatim maupun dhuafa, yakni dengan memberikan bantuan berupa paket bingkisan dan santunan.

Namun menurut Debby, tidak hanya sekedar pemberian bantuan saja, tetapi yang lebih penting adalah menumbuhkan rasa peduli, kasih sayang dan kebersamaan terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Sehingga mereka juga dapat tumbuh dan berkembang baik secara fisik maupun mentalnya, dan kelak menjadi bagian generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mandiri.

Pihaknya juga menuturkan, bahwa selain dari dana yang dikumpulkan secara swadaya, bantuan paket dan santunan yang diberikan juga dikolaborasikan dengan para donatur.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, Baznas Kota Tegal, LazizNU, Bank Hikmah Bahari maupun dari para Ketua dan Pengurus organisasi wanita anggota GOW, serta donatur lainnya,” ucapnya.

Wali Kota Tegal Dedy Yon dalam sambutannya mengatakan, bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan kasih sayang kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

“Rasulullah SAW memberikan teladan yang begitu mulia tentang pentingnya memuliakan anak yatim. Beliau bersabda bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan dekat dengan Rasulullah di surga seperti dua jari yang dirapatkan,” ucapnya.

Hal tersebut mengajarkan bahwa perhatian kepada anak yatim bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan juga jalan menuju kemuliaan di sisi Allah SWT.

Wali Kota mengapresiasi kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tegal, Baznas Kota Tegal, para donatur, para relawan, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong menyelenggarakan kegiatan santunan.

“Apa yang diberikan hari ini merupakan investasi kebaikan yang manfaatnya akan terus mengalir,” tuturnya.

Dedy Yon mengungkapkan, ini bukan sekadar penyerahan bantuan, namun yang lebih penting adalah pesan bahwa anak-anak tidak sendiri. Pemerintah Kota Tegal bersama seluruh elemen masyarakat hadir untuk memberikan perhatian, kasih sayang, dan semangat agar terus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-cita.

“Jangan pernah merasa rendah diri karena keadaan. Banyak tokoh besar yang lahir dari perjuangan hidup yang tidak mudah. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati guru dan orang tua, rajin beribadah, serta jangan pernah berhenti bermimpi. In sya Allah, dengan usaha, do’a, dan pertolongan Allah SWT, masa depan yang cerah akan menjadi milik kalian,” kata Dedy Yon.

Ia berharap kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi budaya kepedulian yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Karena sesungguhnya masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang saling menguatkan, saling membantu, dan tidak membiarkan saudara-saudaranya menghadapi kesulitan seorang diri.(*)