KOTA TEGAL – Gagasan membangun Kota Tegal dengan semangat kebersamaan, budaya, dan kearifan lokal menjadi inti dalam Diskusi Moci Bareng bertema “Membangun Kota Tegal, Apike Luruh Wah Apa Woh” yang digelar di Rumah Sastra Piek Ardijanto Soeprijadi, Rabu (8/7) malam.
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada penyelenggara atas terselenggaranya forum yang dinilai mampu menghadirkan ruang dialog, memperkuat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Tegal.
“Forum seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk berdialog, berbagi gagasan, memperkuat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Tegal,” ujar Tazkiyyatul.
Diskusi menghadirkan narasumber Atmo Tan Sidik, Maufur, serta Duta Baca Nasional Gol A Gong, dengan Ki Anton Surono sebagai moderator. Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang menjadi inspirasi sekaligus kehormatan bagi peserta yang hadir.
Menurut Wakil Wali Kota, melalui forum Moci Bareng peserta diajak untuk duduk bersama, bertukar pikiran, menyatukan semangat, dan menghadirkan gagasan konstruktif demi mewujudkan Kota Tegal yang semakin maju, berdaya saing, namun tetap berakar pada nilai budaya serta kearifan lokal.
“Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang pada hari ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi inspirasi bagi kita semua. Sinergi antara pemerintah, akademisi, budayawan, pegiat literasi, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan,” tambahnya.
Tazkiyyatul berharap diskusi yang berlangsung dapat menghasilkan pemikiran yang bermanfaat, memperkaya perspektif, serta menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan Kota Tegal yang lebih baik.(*)
