TEGAL – Selama terjadinya bencana banjir yang ada di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Baznas telah membantu untuk korban sebesar 70 juta rupiah. Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk logistik dan nasi ponggol. Karena dua jenis bantuan tersebut sangat dibutuhkan bagi warga yang terdampak bencana banjir. Kamis (01/03).

“Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena banjir, Baznas Kota Tegal dan Baznas Provinsi Jawa Tengah telah bersinergi untuk membantu korban yang terdampak. Total 70 juta rupiah untuk semua masyarakat yang terkena bencana tersebut,” kata Ketua Baznas Kota Tegal Harun Abdi Manaf.

Kemudian untuk bantuan logistik yang diberikan pada saat ini berupa beras 3000 kg untuk 600 KK yang berada di dua kelurahan. Karena pengajuan dari kecamatan hanya untuk dua kelurahan yang terdampak banjir.
Sehingga bantuan beras tersebut diberikan untuk Kelurahan Krandon dan Kaligangsa. Termasuk keperluan logistik beberapa dapur umum yang pernah didirikan warga akan ditanggung Baznas.

“Pengajuan dari kecamatan hanya dua kelurahan, sehingga bantuan logistik beras tersebut untuk Kelurahan Krandon 1250 Kg untuk 250 KK dan 1750 Kg untuk 350 KK di Kelurahan kaligangsa. Teknis penyaluranya dilakukan secara langsung oleh kelurahan,” ungkap Harun Abdi Manaf.

Menurut Harun Abdi Manaf, semua bantuan tersebut diserahkan kepada kelurahan supaya warga tidak berebut. Karena kelurahan sendiri yang mengetahui kalau ada warganya yang terkena bencana banjir. Namun tidak menutup kemungkinan bagi warga kelurahan lain yang ingin mengajukan bantuan, silahkan menghubungi kelurahan dan kecamatan setempat. Kemudian dari pihak kecamatan mengajukan jumlah warganya yang terdampak untuk diberikan bantuan oleh Baznas. Tidak hanya logistik, tetapi peralatan sekolah dan rumah rusak juga bisa untuk diberikan bantuan.