SEMARANG – Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han resmi menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IV / Diponegoro menggantikan Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Pisah sambut dalam rangka serah terima jabatan Pangdam IV / Diponegoro berlangsung di Balai Diponegoro Komplek Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Senin (19/10/2026) malam.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Wali Kota dan Bupati di wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Mayjen TNI Achiruddin yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Wakil Asisten Teritorial (Wakaster) Panglima TNI. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran dan prajurit atas dedikasi, dukungan dan kerjasamanya selama ini.
Menurutnya ada “chemistry” yang dirasakan saat bertugas di Kodam IV / Diponegoro.
“Kodam IV ini suasananya guyub, prajuritnya semuanya bersemangat dan bisa melaksanakan tugas dengan baik,” ungkapnya.
Mayjen TNI Achiruddin juga berpesan bahwa kekuatan dan kekompakkan bekerja dalam satu tim itu akan menentukan seberapa jauh kita untuk menghasilkan suatu prestasi.
Sementara itu Mayjen TNI Sudaryanto yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memohon dukungan dan kerjasamanya dalam melaksanakan penugasan baru sebagai Pangdam IV / Diponegoro.
“Saya yakin dan percaya bahwa apa yang akan saya lakukan dan kerjakan selama saya menjabat Pangdam IV/ Diponegoro tentu membutuhkan bantuan dan support dari bapak ibu sekalian. Mustahil saya bisa bekerja sendirian,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Mayjen TNI Achiruddin yang sudah memimpin dan membawa Kodam IV / Diponegoro menjadi kodam yang hebat melalui berbagai prestasi yang ditorehkan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mewakili masyarakat Jawa Tengah turut merasa kehilangan sosok Mayjen TNI Achiruddin yang kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Asisten Teritorial (Wakaster) Panglima TNI.
“Kita mempunyai sejarah yang panjang di saat satu tahun lebih kita bersama-sama, salah satu syarat membangun suatu daerah yaitu jaminan keamanan dan ketertiban baik yang dilakukan jajaran Polda Jateng maupun keamanan yang diemban oleh fungsi TNI diseluruh jajaran mulai dari Kodam, Pangdam sampai ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Dalam kesempatannya Gubernur Jawa Tengah juga mengucapkan selamat datang kepada Mayjen TNI Sudaryanto di Jawa Tengah.
Dikatakan Gubernur, bahwa Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang menarik hati dan masih perlu di eksplorasi sehingga Jawa Tengah sangat menarik untuk investasi. Diantaranya adalah padat karya yang hari ini booming di Jawa Tengah sehingga pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 5,80 diatas nasional.
“Itu adalah berkat kolaborasi forkopimda, pemerintah kota, baik forkopimda provinsi maupun kabupaten kota bersama-sama dalam menciptakan kolaboratif goverment di wilayah kita,” pungkasnya.(*)
