TEGAL- Puskesmas Tegal Barat melakukan terobosan  pemantauan jentik nyamuk untuk mencegah perkembangan nyamuk Demam Berdarah. Lomba tersebut dilakukan dilingkungan  wilayah RT 05/RW VI, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat.

Pemantauan Jentik Nyamuk dilakukan agar masyarakat ikut membantu mencegah berkembangnya Demam Berdarah dilingkungan sekitar.

Staf Puskesmas Tegal Barat Nur Fadilah S. Km,  M.Km, mengatakan bahwa tujuan lomba tersebut adalah mendukung masyarakat mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat. Diantaranya dengan  melakukan tindakan dengan Kelompok kerja, kelompok pemantau jentik nyamuk, kegiatan penyuluhan lingkungan hidup dan kegiatan Pencegahan Sarang Nyamuk (PSN).

Langkah tersebut dirasa perlu untuk mengurangi  angka bebas jentik. Semua itu sesuai dengan pencapaian kesehatan  di lingkungan RT dan inovasi yang dilakukan dalam penanggulangan DBD.

” Lomba itu penting, karena penyakit demam berdarah atau DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui gigitan nyamuk aedes. Dan penyakit ini kerap kali membuat masyarakat resah,” kata Nur Fadilah.

Nur Fadilah mengungkapkan  pasalnya kondisi sebagian besar wilayah Indonesia tropis dan cukup mendukung munculnya Penyakit tersebut. Terlebih jika musim hujan tiba, berbagai program pemerintah sudah diterapkan sejak lama untuk membasmi demam berdarah. Namun tetap saja hal tersebut tidak serta merta dapat menghilangkan kasus penyakit ini secara tuntas.

“Sehingga melalui lomba tersebut, masyarakat akan membantu mencegah berkembangnya nyamuk Demam Berdarah,” pungkas Nur Fadilah