KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal terus mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peningkatan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan empat pelatihan, yakni Pelatihan Batik, UMKM Cita Rasa, Packaging UMKM, dan Barista.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Rabu (4/11/2026), di Ruang Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Kurnia Tri Puspita, serta sejumlah narasumber dan tamu undangan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Sirat Mardanus, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membangun kompetensi sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas dan kapasitas UMKM agar semakin tangguh dan mandiri.
“Melalui program ini, kami berharap UMKM lokal semakin berkembang, mampu menangkap peluang pasar, serta memiliki daya saing sehingga dapat berkontribusi dalam memperkuat perekonomian masyarakat Kota Tegal,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar memberikan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kita ingin batik Tegal tidak hanya menjadi kebanggaan budaya, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Saya berharap melalui pelatihan ini lahir pembatik-pembatik baru yang mampu menghasilkan karya sendiri dan menjadikan keterampilan membatik sebagai peluang usaha maupun sumber penghasilan keluarga,” tutur Dedy Yon.
Dedy Yon juga mendorong para peserta untuk tidak hanya menguasai keterampilan produksi, tetapi turut memahami pengembangan usaha, mulai dari menjaga kualitas produk, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga memanfaatkan platform digital untuk pemasaran.
Adapun empat pelatihan tersebut melibatkan peserta sebanyak 265 orang, terdiri dari 120 peserta Pelatihan Batik, 60 peserta Pelatihan UMKM Cita Rasa, 60 peserta Pelatihan Packaging UMKM, dan 25 peserta Pelatihan Barista.
Pelatihan batik menghadirkan narasumber dari Surakarta, Pekalongan, Wonogiri, dan Yogyakarta. Sementara Pelatihan UMKM Cita Rasa menghadirkan Chef Joko Patriot dan Chef Yudo Nugroho. Pelatihan Packaging diisi Sri Handoko, S.E., M.M., sedangkan Pelatihan Barista melibatkan instruktur dari LPK Sari Dewi.
Pelaksanaan pelatihan dijadwalkan berlangsung sepanjang November 2026 di sejumlah lokasi di Kota Tegal. Metode pembelajaran meliputi pemaparan materi, praktik, diskusi, serta tanya jawab agar peserta memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman langsung.(*)
