KOTA TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai fokus pembangunan daerah pada 2027. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjadikan kedua sektor itu sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam Acara Rembug Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2026 se-Wilayah Pembangunan Bregasmalang dan Petanglong (Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan) yang berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Senin (22/6/2026).

Menurut Ahmad Luthfi, arah pembangunan tersebut merupakan kelanjutan dari prioritas pembangunan sebelumnya yang berfokus pada infrastruktur dan ketahanan pangan. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengintegrasikan peta jalan pembangunan 2027 dengan program pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Tengah.

“Infrastruktur sudah pada 2025 dan swasembada pangan diperkuat pada 2026, maka 2027 pariwisata menjadi prioritas kita,” ujar Ahmad Luthfi.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sektor pariwisata menunjukkan tren pertumbuhan positif. Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah meningkat dari 3,29 persen pada 2022 menjadi 3,74 persen pada 2025. Selain itu, sektor tersebut tumbuh sebesar 10,60 persen pada 2025.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemprov Jawa Tengah menyiapkan sejumlah program prioritas, antara lain pengembangan 1.000 desa wisata, penguatan promosi digital, pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif, pengembangan wisata ramah muslim, serta sertifikasi halal bagi produk daerah.

Ahmad Luthfi berharap optimalisasi sektor pariwisata dan ekonomi syariah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan apresiasi atas penunjukan Kota Tegal sebagai tuan rumah pelaksanaan Rembug Pembangunan Jawa Tengah se-Wilayah Pembangunan Bregasmalang dan Petanglong. Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung tema pembangunan Jawa Tengah tahun 2027.

“Dalam rangka pelaksanaan pembangunan di tahun 2027, Kota Tegal siap mendukung dan menyukseskan tema pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yaitu mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi,” kata Dedy Yon Supriyono.

Dalam forum tersebut, pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bregasmalang dan Petanglong juga menyatakan kesiapan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2027. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing sektor pariwisata sekaligus memperluas ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Tengah.(*)