KOTA TEGAL – Peserta difabel dinyatakan lulus Pelatihan Tata Rias Wajah dan Rambut tahun 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal di Pacific Mall, Kamis (18/6/2026).

Dari total 20 peserta, terdapat lima peserta yang merupakan penyandang disabilitas.

Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua LPK Sekar, Yunnieti, menyampaikan pelatihan telah dilaksanakan selama 33 hari, mulai 5 Mei hingga 18 Juni 2026.

Menurutnya, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan sebelumnya belum memiliki pengalaman di bidang tata rias wajah dan rambut. Selama pelatihan, peserta diberikan materi teori dan praktik hingga mampu melakukan tata rias secara mandiri.

“Kami menerima peserta yang memang belum memiliki pengalaman merias. Selama 33 hari pelatihan, kami dampingi hingga mereka mampu melakukan tata rias wajah dan rambut. Setelah pelatihan ini selesai, kami juga akan terus melakukan pendampingan kepada para peserta,” ujar Yunnieti.

Ia menambahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas, pihaknya berencana membuka salon di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Tegal yang nantinya dapat menjadi wadah bagi peserta difabel untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperoleh peluang kerja.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang merupakan hasil kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal dengan LPK Sekar Kota Tegal. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

Ia menyampaikan bahwa keterampilan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, seseorang tidak hanya memiliki peluang untuk bekerja, tetapi juga dapat menciptakan lapangan usaha secara mandiri.

“Saya berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk bekerja di bidang kecantikan, membuka usaha sendiri, maupun meningkatkan kemampuan diri sehingga lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja,” kata Tazkiyyatul.

Selain itu, Wakil Wali Kota mengingatkan para peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti perkembangan tren industri kecantikan yang terus berubah. Menurutnya, seorang perias tidak cukup hanya menguasai teknik dasar, tetapi juga harus mampu memadukan keterampilan, selera estetika, dan kreativitas dalam menghasilkan karya.

Pada kesempatan tersebut, Tazkiyyatul juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan. Ia berharap para peserta dapat menjadikan momentum tersebut sebagai langkah awal untuk terus berkarya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Tegal.(*)