KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tegal menggelar Lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Adipura Kota Tegal, Kamis (23/4/2026).
Acara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tegal beserta istri perwakilan Forkopimda, kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Kota Tegal selaku Penasihat GOW, Ketua GOW dan Ketua DWP Kota Tegal, serta para peserta lomba dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
“Semangat Kartini harus terus hidup dalam diri kita, khususnya perempuan yang berdaya dan berkontribusi dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Wali Kota menuturkan bahwa kegiatan lomba TOGA merupakan langkah nyata dalam menghidupkan kembali kearifan lokal sekaligus memanfaatkan kekayaan alam untuk kesehatan keluarga.
“Tanaman seperti meniran, ciplukan, sambiloto, hingga pegagan memiliki khasiat luar biasa. Ini adalah warisan alam yang perlu kita lestarikan dan manfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam keluarga, termasuk dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai solusi kesehatan alami.
“Melalui lomba ini, kita diajak untuk lebih mengenali dan menghargai tanaman obat tradisional serta mendorong pemanfaatannya di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Wali Kota juga mengapresiasi GOW Kota Tegal atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan mendorong terwujudnya masyarakat Kota Tegal yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.
Ketua PKK Kota Tegal yang juga Penasehat GOW, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon mengatakan melalui kegiatan lomba merangkai TOGA yang diselenggarakan oleh GOW Kota Tegal ini, kita tidak hanya mengenang jasa Kartini, tetapi juga meneguhkan komitmen perempuan Tegal dalam mendukung kesehatan keluarga, kemandirian, serta kreativitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada GOW Kota Tegal atas prakarsa kegiatan ini. Semoga lomba TOGA menjadi wadah silaturahmi, kreativitas, dan pemberdayaan perempuan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga dan kesehatan masyarakat,” ungkap Gadis.
Sementara itu, Ketua GOW Kota Tegal, Debby Firoeza Indiany, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan refleksi dari perjuangan kaum perempuan melalui sosok R.A. Kartini.
“Perempuan harus memiliki komitmen dan tekad untuk terus belajar dan berkarya agar mampu menjadi pribadi yang berdaya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota GOW untuk menjadi agen perubahan yang inspiratif di tengah masyarakat.
“Tahun ini, lomba merakit tanaman TOGA diikuti oleh 23 peserta, yang menunjukkan antusiasme dan kreativitas perempuan di Kota Tegal,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan hasil Lomba Merangkai TOGA, dengan Juara 1 diraih oleh PIA Satradar (No. 1/1304), Juara 2 IWPS (No. 3/1292), Juara 3 DPC Srikandi (No. 5/1287), Harapan 1 DPC PPLIPI (No. 8/1285), Harapan 2 DWP (No. 13/1282), dan Harapan 3 Alisah Khadijah ICMI (No. 23/1276).(*)
