TEGAL – Duka menyelimuti Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, pasalnya Guru Besar Prof. Dr. H. Trijaka Kartana, M.Si meninggal dunia pada hari Minggu (04/03) sekitar pukul. 11.00 WIB. Penghormatan terakhir diberikan kepada mantan rector tersebut di Auditorium UPS Tegal (05/03) yang dihadiri oleh pengurus Yayasan Pancasakti Tegal, dosen, karyawan, mahasiswa dan kerabat dekat serta keluarga beliau.
Dalam proses penghormatan terakhir tersebut dibacakan riwayat hidup Prof. Dr. H. Trijaka Kartana, M.Si oleh Ketua KORPRI UPS Tegal Dr. Suyono dan jasa beliau selama di UPS Tegal. Pria kelahiran Magelang, 15 September 1958 itu meningalkan isteri bernama Dra.Hj. Sri Wardani, M.Pd, dua anak bernama Primadani Kartana Putri dan Yuda Kartana Putra. Pendidikan yang ditempuh meliputi S1 IKIP Semarang 1983, S2 IPB 2002, S3 UNNES 2006. Jabatan Funsional Akademik Guru Besar 31 Juli 2008 – terakhir.
Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Cempaka no. 32 Mangkukusaman Tegal Timur Kota Tegal menuju Auditorium Universitas Pancasakti Tegal dan dimakamkan di Pemakaman Umum Sigendong Kelurahan Kejambon.
Sambutan Dr. H. Burhan Eko Purwanto selaku Rektor UPS Tegal menyampaikan bahwa Trijaka Kartana adalah orang yang cerdas, pintar, ulet baik sehingga almarhum mampu meraih karir puncaknya didunia Akademik.
‘’Pendidikan akademik beliau raih setelah menyelesaikan program S3 nya. Jabatan akademik diraih setelah mendapatkan gelar profesornya, jabatan sturktural diperguruan tinggi juga beliau raih pernah menjadi rektor Universitas Pancasakti Tegal. Oleh akrena UPS Tegal pad hari ini benar-benar kehilangan putra terbaiknya, oleh karena itu kami atas nama keluarga besar UPS Tegal turut berduka cita dan turut bela sungkawa sedalam dalamnya, mudah mudahan amal baiknya dapat diterima Allah SWT. Segala kesalahn dan kekhilafannya dapat diampuni. Kepada keluarga yang ditinggalkan kami beharap tetap sabar, tawakal memang karena begitulah kehendak Allah SWT.’’ paparnya.
Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd.Kons Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah juga memberikan penghormatan terakhir serta melepas almarhum. ‘’Pimpinan kita ketua APTISI Jateng, dosen senior, guru kita, ayah kita telah berpulang. Kami semuanya mendoakan semoga alharhum diterima semua amalnya, diampuni dosanya, mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT. Kami seluruh jajaran koordinatator APTISI ABPSI Civitas Akademika 257 perguruan tinggi swasta di Jateng juga menjadi saksi selama hidupnya menjadi sakti bahwa beliau adalah pengabdi pendidikan, pengabdi mutu perguruan tinggi Jateng, kesaksian ini mudah mudahan mempermudah menghantarkan beliau ketemu Sang Khalik.’’ ujarnya.
‘’Banyak cita cita almarhum yang ditorehkan untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi swasta di Jateng. Sebenarnya kami masih mengharapkan kontribusi pemikiran beliau namun yang Maha Kuasa yang memiliki kita semua sangat mencintai almarhum sehingga terlebih dahulu kembali kepada Allah SWT. Mari kita doakan dan lanjutkan cita cita luhur beliau. Selamat jalan untuk menghadap Allah SWT.’’ Pungkasnya.
