KOTA TEGAL – Sebanyak 86 mahasiswa dan mahasiswi Unversitas Alma Ata akan memulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) di Kota Tegal. Mereka diterima langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, di Ruang Adipura, Komplek. Balai Kota Tegal, Jum’at (7/8/2028).

Sebanyak 86 mahasiswa tersebut berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dengan berbagai program studi. Selama kurang lebih 50 hari, mulai Agustus hingga Oktober 2026, mereka akan melaksanakan program KKN Tematik di delapan kelurahan di Kota Tegal.

Rektor Universitas Alma Ata, Hamam Hadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tegal yang kembali memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kota Tegal sudah lama menjadi mitra Universitas Alma Ata dalam pelaksanaan KKN. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang selama ini terjalin. In sya Allah ke depan kualitas kolaborasi ini akan terus kami tingkatkan,” ujar Hamam.

la berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat serta menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan di masing-masing kelurahan.

Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi kesehatan, penguatan UMKM, hingga inovasi berbasis potensi daerah.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi wadah pembelajaran nyata untuk memahami kehidupan masyarakat sekaligus melahirkan solusi atas. berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Dedy.

Dedy juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, menghormati budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat selama menjalankan KKN.

la menambahkan, Pemerintah Kota Tegal terbuka terhadap berbagai gagasan, inovasi, maupun rekomendasi yang dihasilkan mahasiswa selama pelaksanaan KKN Tematik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)