KOTA TEGAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026) di GOR Wisanggeni Kota Tegal.

Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah.

Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 yang juga menjabat sebagai Danramil 02/Tegal Timur Kodim 0712/Tegal, Kapten Arm Tarsono, dalam laporannya menyampaikan bahwa lokasi pelaksanaan TMMD berada di Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Untuk sasaran fisik, TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan saluran air berupa pemasangan U-Ditch dan penutup (cover). Rinciannya meliputi pemasangan saluran dengan ukuran panjang 1,20 meter, lebar 0,60 meter, tinggi 0,80 meter sepanjang 57,60 meter, serta saluran dengan ukuran panjang 1,20 meter, lebar 0,40 meter, tinggi 0,60 meter sepanjang 15,60 meter.

TMMD Sengkuyung Tahap II di Kota Tegal ini menyasar pembuatan saluran dengan U-Ditch di Jalan Antaboga dan masuk ke Jalan Nakula Gang 1, Gang 3, dan Gang 5 di wilayah RT 8 dan RT 9 RW 6, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur.

Saluran untuk di Jalan Antaboga memang sebelumnya belum ada, dan pembangunan U-Ditch pada TMMD ini merupakan pembuatan saluran baru, sedangkan pekerjaan yang dilaksanakan di Jalan Nakula merupakan normalisasi saluran.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat, antara lain sosialisasi TMMD, wawasan kebangsaan, bela negara, kenakalan remaja dan bahaya narkoba, kesehatan dan stunting, serta pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan total anggaran sebesar Rp288.760.200 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp231.000.000 dan APBD Kota Tegal sebesar Rp57.760.189.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Wali Kota Tegal yang dibacakan Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

“Tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” sangat relevan dengan semangat kebersamaan. TMMD tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap melalui TMMD ini, masyarakat di wilayah Kecamatan Tegal Timur dapat merasakan manfaat pembangunan, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kualitas hidup. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diyakini mampu mendorong pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.

Atas nama Pemerintah Kota Tegal, Wakil Wali Kota menyaampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program TMMD ini. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tegal.(*)