KOTA TEGAL – Gerakan Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Kota Tegal menggelar acara halal bihalal sekaligus memperingati milad ke-6 di Cafe Radar Tegal pada Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan berbagai elemen masyarakat serta menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan milad ke-6 GSPI Kota Tegal merupakan bukti konsistensi organisasi dalam berkontribusi di bidang sosial dan kemanusiaan.

Menurutnya, GSPI hadir sebagai wadah bagi pemuda dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.

“GSPI harus senantiasa menjaga marwah organisasi dengan tetap berpegang pada tujuan awal pendiriannya, yaitu sebagai wadah sosial yang murni dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Dedy Yon.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar arah gerak organisasi tetap fokus pada kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, memperkuat pemberdayaan pemuda, serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Atas nama Pemerintah Kota Tegal, Dedy Yon juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi GSPI selama enam tahun terakhir. Ia berharap GSPI Kota Tegal semakin matang, solid, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi sosial dalam membangun Kota Tegal yang lebih peduli, maju, dan sejahtera.

Pada acara yang sama, Ketua GSPI Kota Tegal, Agil Riyanto menyampaikan bahwa giat halal bihalal ini mengangkat tema “GSPI Peduli Sepenuh Hati dan Menjalin Ukhuwah, Meningkatkan Kepedulian Terhadap Sesama”.

Agil menyebut GSPI di Kota Tegal berdiri sejak 6 tahun lalu. Ia mengapresiasi Anggota GSPI yang selalu siap memberikan bantuan kepada sesama. Agil mengaku saat ini sumber dana yang GSPI mengandalkan iuran wajib dan sumbangan donatur yang tidak melekat.

Dalam kesempatan tersebut, Agil juga berharap bisa mendapatkan hibah dari Pemerintah Kota Tegal. Saat ini GSPI membantu mobilitas pasien yang sakit, baik dalam kota maupun sampai keluar kota, mengirim relawan ke daerah bencana dan melakukan pendampingan kepada pasien yang berasal dari keluarga yang tidak mampu.(*)