Semarang, 3 Maret 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah menjadi indikator penting keberhasilan nasional.

“Rupanya Jawa Tengah ini semua juaranya. Juara MBG, Kopdes, dan juara Swasembada Pangan,” ujar Zulkifli Hasan saat memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran Jawa Tengah, Selasa (3/3).

Rakor tersebut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, para kepala daerah se-Jawa Tengah, termasuk Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono.

Zulkifli menekankan bahwa MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, melainkan strategi besar membangun sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat melalui pelibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga koperasi desa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas SDM dan penguatan ekonomi daerah.

“Program MBG bukan hanya sekadar pemberian makan bergizi. Ini investasi strategis membangun sumber daya manusia,” ujarnya.

Luthfi menambahkan, Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional menargetkan produksi padi tahun 2026 sebesar 10,55 juta ton GKG, meningkat 12,22 persen dibanding realisasi 2025.

“Kami siap menopang swasembada pangan nasional sekaligus memastikan keberlanjutan program MBG di Jawa Tengah,” tegasnya.(*)