KOTA TEGAL – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, secara resmi melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Kota Tegal yang akan mengikuti MTQH XXXI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 di Kabupaten Tegal.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Pringgitan, Kompleks Balai Kota Tegal, pada Senin (10/11/2025).

Pelepasan kafilah dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tegal, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), serta para pendamping dan peserta MTQH.

Dalam sambutannya, Dedy Yon mengapresiasi kerja keras para peserta dan pendamping yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQH XXXI tingkat provinsi. Ia berpesan agar para peserta menjaga kondisi fisik dan mental dengan baik.

“Saya berharap dan berdoa adik-adik bisa mengikuti dengan persiapan yang matang. Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, konsumsi vitamin, dan hindari makanan yang dapat mengganggu performa suara,” ujar Dedy Yon.

Ia menekankan pentingnya kepercayaan diri dalam berlomba. “Sepintar apa pun, suara sebagus apa pun, kalau kondisi tubuh tidak fit, performa bisa terganggu. Yang terpenting adalah kepercayaan diri. Jangan sampai kemampuan yang sudah dimiliki tidak ditampilkan maksimal karena kurang percaya diri,” tambahnya.

Dedy Yon berharap para peserta dapat membawa nama baik pribadi, orang tua, almamater, dan Kota Tegal. “Jangan sia-siakan kesempatan ini. Lakukan yang terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tegal, Firman Hadi, menyampaikan bahwa MTQH Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 akan berlangsung di Kabupaten Tegal pada 10–14 November 2025.

Kota Tegal mengirimkan 19 peserta, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Cabang lomba yang diikuti meliputi tartil Al-Qur’an, tilawah dari kategori anak-anak hingga dewasa, tahfidz Al-Qur’an dari 1 hingga 30 juz, serta kaligrafi.

Kafilah didampingi oleh pelatih dan pendamping bidang tilawah dan tahfidz, serta tim official dari Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Agama Kota Tegal, dan LPTQ Kota Tegal.(*)