KOTA TEGAL – Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum dan Prof. Dr. Ir. Suyono, M.Pi, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Pengukuhan dilaksanakan Selasa (13/8/2025) di Auditorium Darijoen Senoatmodjo Kampus 1 UPS Tegal.
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah yang hadir dalam giat tersebut mewakili Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, atas nama Pemerintah Kota Tegal dan seluruh masyarakat Kota Tegal menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum dan Prof. Dr. Ir. Suyono, M.Pi atas pencapaian akademik yang sangat membanggakan tersebut.
“Gelar guru besar bukan sekadar simbol prestise, tetapi merupakan amanah keilmuan yang menuntut tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial yang besar,” pesan Mba Iin sapaan akrab Wakil Wali Kota Tegal.
Dikatakan Mba Iin, pengukuhan ini adalah buah dari proses panjang yang penuh dedikasi, konsistensi, dan ketekunan dalam dunia akademik. Di tengah dinamika zaman dan tantangan global, kehadiran guru besar menjadi pilar penting dalam menjaga marwah keilmuan, memperkuat budaya riset, dan membangun ekosistem pendidikan yang berdaya saing.
Sebagai pemimpin daerah, Mba Iin meyakini bahwa kemajuan suatu kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Dalam hal ini, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai lokomotif perubahan sosial dan intelektual. Maka, pengukuhan guru besar hari ini adalah tonggak penting dalam memperkuat posisi UPS Tegal sebagai pusat unggulan pendidikan tinggi di wilayah Pantura dan sekitarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota tegal atau Mba Iin, mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum pengukuhan ini sebagai refleksi dan motivasi.
“Mari kita terus menumbuhkan semangat belajar, semangat berkarya, dan semangat mengabdi demi kemajuan bangsa dan negara,” ajak Mba Iin.
Setelah dikukuhkan sebagai Guru Besar, Prof. Dr. Taufiqullah M.Hum yang juga merupakan Rektor UPS menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul Transformasi Paradigma Asesmen: Pendekatan Kolaboratif untuk Pengembangan Kompetensi dan Otonomi Peserta Didik.
Sedangkan Prof. Dr. Ir. Suyono M.Pi yang juga Sekretaris Yayasan Pendidikan Pancasakti Tegal memaparkan orasi ilmiah bertema Ekosistem Mangrove untuk Kesejahteraan Manusia.(*)
