Pemerintah Kota Tegal bakal menerapkan New Normal mulai 30 Mei 2020. Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan New Normal, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, Sekda Kota Tegal Johardi beserta Jajaran Pejabat Pemkot Tegal monitoring sejumlah wilayah, Jum’at (29/5).
Kota Tegal merupakan satu wilayah di Jawa Tengah yang menjadi percontohan penerapan New Normal oleh Presiden Republik Indonesia sebagai awal tatanan kehidupan baru.
“Hari ini, Kita monitoring semua objek wisata karena Kota Tegal mulai besok (30/5) akan menetapkan new normal,” kata Dedy Yon.
Selain objek wisata, Walikota Tegal juga keliling wilayah. Sepanjang perjalanan, Dedy Yon menilai masyarakat Kota Tegal sudah sadar untuk memakai masker.
Dedy Yon menambahkan penerapan New Normal ditandai dengan Apel bersama jajaran Forkompinda. Nantinya, setiap pusat perbelanjaan disiagakan personel TNI Polri sejumlah 40 personel.
Selain itu, Pemkot Tegal juga menyiapkan bilik desinfektan, thermogun, tempat cuci tangan dan tenda kesehatan sebagai pusat pelayanan kesehatan. Nantinya terdapat dokter dan perawat yang bertugas, lengkap dengan ambulance.
“Apabila ada masyarakat yang tidak enak badan atau dengan kesadaran sendiri minta pemeriksaan disitu (tenda kesehatan) kita layani”, imbuh Dedy Yon.
Dedy Yon mengungkapkan, langkah ini diterapkan untuk mengawal kebijakan Presiden RI bersama Panglima TNI dan Kapolri, agar penetapan new normal siap awal Juni 2020.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Bahari bersama rombongan melaksanakan Shalat Jum’at di Masjid Ats Tsumairy Kota Tegal.
