TEGAL-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengawasan Pemilu Partisipatif Kepada Masyarakat dan Pramuka Pada Pemilu 2019, Jum’at (5/10/2018).
Kegiatan yang digelar di Plaza Hotel itu diikuti Pengurus Kwarcab dan Kwaran se-Kota Tegal, organisasi wanita, mahasiswa, LSM dan organisasi kepemudaan.
Dalam laporannya, Ketua Penyelenggara, Deni Dwi Yudhatama mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pengawasan pemilu. Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam pengawasan pemilu.
Nampak hadir Komisioner Bawaslu Kota Tegal, Akbar Kusharyanto, SE., Nurbaeni, S.Pd. Aud., Wiwoho Kertato, S.Pd, Litbang Kwarcab Kota Tegal Agung Santiaji, S.IP, MM., dan jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Tegal.
Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengatakan, tahapan pemilu sudah berjalan, dinamika politik akan mewarnai hajat politik pada pemilu 2019. Untuk itu, pihaknya menggandeng pramuka dan masyarakat untuk melaksanakan pengawasan partisipatif sehingga pemilu 2019 berjalan damai dan kondusif.
Akbar menambahkan, keterlibatan pramuka sangat dibutuhkan sebagai pengawas partisipatif. Pramuka juga diharapkan menjadi mitra dalam mensukseskan tahapan demi tahapan pemilu. “Pramuka adalah pemuda-pemudi, mereka juga pemilih millennial, cepat menangkap pemahaman untuk menjadi pengawas partisipatif”, kata Akbar.
Akbar berharap, apa yang pemahaman yang didapatkan pada Bimtek Pengawasan Partisipatif ini dapat dapat diimplementasikan di lingkungan masing-masing. Hal tersebut untuk mewujudkan pemilu yang adil bersih bermartabat damai, aman dan sukses sehingga pemilu 2019 yang lebih baik, aman, nyaman, damai dan kondusif di wilayah Kota Tegal.
