TEGAL – Dinas Sosial Kota Tegal menggelar sarasehan yang diikuti seratusan pelajar dari SMA/SMK se-Kota Tegal, Rabu (26/8) di aula Eks Samsat Kawasan Balai Kota Tegal. Melalui kegiatan itu, para pelajar diajak mengamalkan nilai-nilai kepahlawanan.
Ketua Panitia penyelenggara Cipto Darsono mengatakan, maksud diselenggarakannya kegiatan tersebut sebagai upaya tetap menjunjung tinggi, melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kejuangan. Selain itu juga serta dapat memberikan informasi dan mensosialisasikan tentang sejarah Kepahlawanan
“Melalui kegiatan ini diharapkan akan terjadi transformasi nilai-nilai Kepahlawanan dari pelaku perjuangan kepada generasi muda, sehingga nilai-nilai dapat dipahami, dihayati, dilaksanakan dan diamalkan di Masyarakat,”kata Cipto.
Kepala Dinsos Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH, dalam sambutannya mengatakan setiap tahun, bangsa mengenang jasa para pahlawan. Namun terlihat jelas bahwa mutu peringatan tersebut dari tahun ke tahun semakin mengalami penurunan.
“Kita sudah tidak mampu lagi memaknai esensi dari hari bersejarah ini. Perayaan yang dilakukan sekarang, cenderung bersifat seremonial saja,”kata Dyah.
Menurut Dyah, makna utama yang perlu diteladani dan relevansinya tak lekang oleh waktu yakni rasa kebersamaan sebagai satu bangsa. Meski ada perbedaan keyakinan, suku, pandangan politik, strata sosial dan sebagainya.
“Sebagai pemuda, kita dituntut untuk menjadi pahlawan bagi bangsa dan tanah air kita. Menjadi pahlawan hari ini tidaklah seperti 10 November puluhan tahun yang lalu. Menjadi pahlawan saat ini lebih dimaksudkan sebagai pribadi yang jujur dan pemberani dan rela melakukan apapun demi kepentingan orang banyak”, pungkas Dyah.
