Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara menyampaikan bahwa “bersatu, adalah kata kunci ketika kita ingin meng-gapai cita – cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang di depan”. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-110, yang dibacakan oleh Pejabat Sementara (PJS) Wali Kota Tegal Achmad Rofai, di halaman Pendopo Balai Kota Tegal, Senin (21/5).
Menurutnya, organisasi Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan.
Saat ini, menurut Riudiantara sudah seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pah-lawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani peri kehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan.
Diakhir, sambutan tersebut, Rudiantara berpesan agar kita maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.
Selesai, Upacara PJS. Wali Kota Tegal bersama Forkopimda melanjutkan acara dengan melaksanakan acara ziarah Tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pura Kusuma Negara.
