SEMARANG – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri Opening Ceremony Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan dibuka Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dan seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah, jajaran Forkopimda Jawa Tengah, serta Ketua Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.
Mengusung semangat “Jawa Tengah Wolong Puluh Siji Gumregut Nyawiji”, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kolaborasi, dan sinergi seluruh elemen dalam membangun Jawa Tengah.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, pembangunan Jawa Tengah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Seluruh elemen harus menyatukan kekuatan dan bergerak bersama sebagai sebuah superteam.
“Jawa Tengah tidak bisa sendiri dan harus jadi satu menjadi superteam. Jawa Tengah wolong puluh siji gumregut nyawiji, artinya kita berkolaborasi, tetapi dengan gumregut jadi lebih semangat lagi. Dengan momentum ulang tahun Jawa Tengah, mari kita membangun bersama Jawa Tengah,” ujar Sumarno.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jawa Tengah merupakan keberhasilan seluruh pihak yang turut berkontribusi.
“Keberhasilan Provinsi Jawa Tengah adalah keberhasilan kita bersama. Output pembangunan Jawa Tengah adalah menyejahterakan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.
Menurutnya, salah satu fokus utama pembangunan Jawa Tengah adalah menurunkan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Jawa Tengah disebut mengalami penurunan dari 9,58 persen menjadi 9,29 persen, dengan capaian penurunan hingga 9,21 persen atau sekitar 3,39 juta masyarakat dari desil 1 sampai 4.
Capaian tersebut, lanjut Ahmad Luthfi, merupakan hasil kolaborasi seluruh sektor di Jawa Tengah. Kontribusi investasi dari dalam maupun luar negeri mencapai 85 persen dengan serapan tenaga kerja sekitar 257 ribu orang.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah berada di angka 5,8 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Jawa Tengah juga telah menerima 53 penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Ahmad Luthfi menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sektor yang terus nyengkuyung dan nyawiji dalam pembangunan Jawa Tengah.
“53 penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat adalah usaha dari semua sektor yang nyengkuyung, nyawiji dalam rangka membangun Jawa Tengah,” ujarnya.
Memasuki usia ke-81, Ahmad Luthfi mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat persatuan dan menyatukan langkah dalam pembangunan.
“Dengan HUT Jawa Tengah ke-81 ini, mari kita satukan langkah dan jangan terpecah belah,” tegasnya.
Kehadiran Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah, Forkopimda Jawa Tengah, dan Ketua LAN RI menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Melalui semangat “Gumregut Nyawiji”, seluruh elemen di Jawa Tengah diharapkan terus bergerak bersama, memperkuat kolaborasi, dan menyatukan langkah untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.(*)
