KOTA TEGAL – Hotel Bahari Inn resmi memperkenalkan identitas barunya dengan melakukan rebranding dengan mengubah nama dan logo menjadi Hotel Bahari Heritage, Rabu (12/8/2026) malam.

Perubahan nama dan logo tersebut diresmikan oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam acara yang berlangsung di Ruang Samudra, lantai II Hotel Bahari Heritage, Kota Tegal.

Peresmian dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal, Sekretaris Daerah Kota Tegal, perwakilan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, pimpinan BUMN dan BUMD, pelaku usaha, akademisi, serta sejumlah tamu undangan.

Direktur Utama Hotel Bahari Heritage, Johan Teguh Sugianto, mengatakan keberadaan hotel tersebut memiliki sejarah panjang dan tidak terlepas dari perkembangan Kota Tegal.

Menurutnya, pembangunan hotel pada tahun 1993 dan diresmikan tahun 1994, pada awalnya merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sarana akomodasi yang mampu merepresentasikan perkembangan Kota Tegal yang saat itu berstatus sebagai kotamadya.

“Ini merupakan sebuah keputusan yang sangat berani pada saat itu dalam berinvestasi dan menjangkau pemikiran yang lebih luas ke depannya,” ujarnya.

Johan menyebut Grand Opening hotel dilakukan pada Januari 1994 oleh Wali Kota Tegal saat itu. Selanjutnya, peresmian secara kolektif dilakukan di Jakarta pada 1995 oleh Presiden Soeharto.

Memasuki perjalanan sekitar 32 tahun, Johan menilai keberlangsungan hotel menjadi sebuah anugerah sekaligus tantangan bagi manajemen untuk terus bertahan dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah maupun masyarakat Kota Tegal.

“Perjalanan panjang kami sampai dengan saat ini kurang lebih 32 tahun merupakan anugerah sekaligus tantangan untuk tetap survive dan mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan zaman dan dinamika industri pariwisata menuntut manajemen untuk terus melakukan pembenahan agar hotel tetap menjadi salah satu pilihan akomodasi bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Tegal dan sekitarnya.

Karena itu, rebranding dilakukan dengan tetap mempertahankan akar sejarah serta kepercayaan pelanggan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

“Semangat yang akan kami bangun ke depan adalah mempertahankan akar dan kepercayaan pelanggan serta menghadirkan pengalaman baru yang eksklusif, lebih hangat dan lebih berkesan bagi para tamu,” jelas Johan.

Nama dan logo baru Hotel Bahari Heritage, lanjut dia, terinspirasi dari identitas Kota Tegal sebagai kota bahari. Identitas tersebut dipadukan dengan nilai modernitas dan kualitas layanan, namun tetap menghormati warisan yang telah dibangun sejak hotel berdiri.

Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengapresiasi langkah PT Prastika Sarana selaku pengelola hotel yang melakukan rebranding.

Ia menegaskan perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama dan logo, melainkan bagian dari upaya transformasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas hotel.

“Rebranding ini bukan sekadar perubahan nama dan logo, melainkan sebuah transformasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas,” kata Dedy Yon.

Ia menyebut sejumlah pembaruan telah dilakukan, termasuk renovasi kamar dan fasilitas hotel. Meski demikian, Hotel Bahari Heritage tetap mempertahankan statusnya sebagai hotel bintang tiga.

Menurut Dedy Yon, keberadaan hotel tersebut memiliki posisi penting dalam mendukung perkembangan pariwisata dan perekonomian Kota Tegal. Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang memadai, Hotel Bahari Heritage diharapkan mampu menjadi salah satu pilihan wisatawan maupun pelaku bisnis.

“Hotel ini bukan hanya tempat menginap, tetapi juga ruang untuk menghadirkan pengalaman berkesan bagi setiap tamu,” ujarnya.

Lebih jauh, Dedy Yon menilai keberadaan Hotel Bahari Heritage juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Ia berharap hotel tersebut dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Tegal dalam mendukung berbagai agenda dan kegiatan resmi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

“Tanpa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, mustahil kemajuan pariwisata dan ekonomi daerah dapat terwujud secara optimal,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy Yon juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi PT Prastika Sarana, para pemegang saham, serta seluruh pihak yang mendukung proses rebranding Hotel Bahari Inn menjadi Hotel Bahari Heritage.

Ia berharap identitas baru tersebut menjadi momentum bagi hotel untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat yang telah terbangun selama puluhan tahun.

“Semoga hotel ini terus berkembang, memberikan pelayanan terbaik, dan menjadi kebanggaan Kota Tegal,” pungkas Dedy Yon yang juga meminta Bahari Heritage menaikan bintang 3 menjadi bintang 4 setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. (*)