KOTA TEGAL – Gebyar Fest 81 sekaligus Akad Kredit Massal Bank Jateng digelar di Kantor Pusat Bank Jateng yang secara serentak juga diadakan di kantor-kantor cabang Bank Jateng, termasuk juga di Kantor Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal Jalan Pemuda Nomor 5 Kota Tegal, Rabu (12/8/2026).
Pembukaan dilaksanakan secara online diikuti oleh kantor-kantor cabang perwakilan dan dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Hadir di Kantor Cabang Koordinator Tegal, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Pimpinan Cabang Koordinator Tegal, Kepala Otoritas Jasa Keuangan dan Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia serta pimpinan perangkat daerah, jajaran Bank Jateng, dan para tamu undangan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong agar kegiatan Gebyar Fest Bank Jateng tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat hingga tingkat .
Menurutnya, keberadaan Bank Jateng perlu semakin dikenal masyarakat, termasuk mengenai manfaat dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
“Gebyar ini jangan hanya dilaksanakan di tingkat provinsi saja, tetapi ke tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat, bahkan sampai tingkat kecamatan,” ujar Ahmad Lutfi.
Ia menekankan pentingnya masyarakat mengetahui keberadaan dan manfaat Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah. Dengan semakin dekatnya pelayanan perbankan kepada masyarakat, Bank Jateng diharapkan mampu memperluas perannya dalam mendorong perekonomian daerah.
Ahmad Luthfi juga meminta Bank Jateng semakin aktif mengambil peran dalam investasi dan pengembangan ekonomi di Jawa Tengah. Ia menilai Bank Jateng harus memiliki kemampuan pemasaran yang kuat agar produk dan layanan perbankan semakin dikenal masyarakat. “Jadikan Bank Jateng sebagai bank sejuta umat Jawa Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan apresiasi kepada Bank Jateng, khususnya Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal, atas penyelenggaraan Gebyar Fest 81.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara Bank Jateng, pemerintah daerah, masyarakat, serta para pemangku kepentingan di Kota Tegal.
“Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan sekadar menjadi sebuah agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara Bank Jateng dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di Kota Tegal,” katanya.
Ia menilai Bank Jateng memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jateng tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan Jawa Tengah, termasuk di Kota Tegal.
Karena itu, kerja sama antara Pemerintah Kota Tegal dan Bank Jateng diharapkan terus diperkuat. Sektor perbankan juga didorong semakin dekat dengan masyarakat, terutama dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan, mendorong pertumbuhan usaha, dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Kota Tegal sendiri dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, usaha kreatif, sektor perdagangan dan jasa, hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.(*)
