KOTA TEGAL – Pengurus Forum Muda Antar Umat (FORMAT) Kota Tegal resmi dikukuhkan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi, Selasa (28/7/2026) di Ruang Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono juga dikukuhkan sebagai Bapak Moderasi Kota Tegal.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari Dialog Kebangsaan Penguatan Kota Toleransi yang diharapkan semakin memperkuat semangat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Tegal.
Kehadiran FORMAT juga dinilai penting sebagai wadah bagi generasi muda lintas agama untuk saling mengenal, berdialog, dan membangun kerja sama dalam menjaga persatuan.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, keberagaman agama, suku, budaya, dan adat istiadat merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat.
Menurutnya, capaian Kota Tegal yang berhasil menempati peringkat kesembilan dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Prestasi ini bukanlah garis akhir, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kerukunan yang telah terbangun,” ujar Dedy Yon.
Ia menambahkan, tantangan menjaga toleransi semakin kompleks di era digital, terutama dengan maraknya informasi tidak benar, ujaran kebencian, dan provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi teladan dengan memperkuat literasi digital, memperbanyak dialog, serta membangun komunikasi yang sehat.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Tegal Ahmad Firdaus Muhtadi menyampaikan keyakinannya terhadap peran generasi muda dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Menurutnya, generasi muda memahami bahwa Indonesia lahir dari keberagaman dan perbedaan yang menjadi kekuatan untuk membangun persatuan.
“Kalau tidak ada perbedaan, tidak akan ada Indonesia. Dari perbedaan itulah lahir satu kekuatan yang luar biasa,” kata Ahmad Firdaus.
Ia berharap FORMAT mampu menjadi ruang perjumpaan generasi muda lintas agama sekaligus menjadi kader penerus dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Tegal.
Ke depan, FKUB juga mendorong agar semangat kerja sama dan toleransi tidak hanya berada di tingkat pimpinan atau tokoh agama, tetapi dapat dirasakan hingga masyarakat di tingkat bawah.
Adapun susunan Pengurus FORMAT Kota Tegal terdiri atas Ketua Ikhbal Budiansyah dari perwakilan Islam. Wakil Ketua masing-masing Hadi Suryanto dari perwakilan Kristen, Ignasius Rizqi Arinal Haqqi dari perwakilan Katolik, Sanjaya Rama Kusuma dari perwakilan Hindu, William Saputra dari perwakilan Buddha, serta Billy Cristianto Sutawijaya dari perwakilan Konghucu.
Sementara Sekretaris dijabat Naurah Ma’shumah Nurjannah dari perwakilan Islam, Wakil Sekretaris Albertus Bananjar Fandrianto dari perwakilan Katolik, dan Bendahara Dominicus Davey Obbi dari perwakilan Katolik, serta beberapa Anggota yang lain.
Dengan dikukuhkannya FORMAT, diharapkan generasi muda lintas agama di Kota Tegal semakin aktif menjadi pelopor persatuan, memperkuat toleransi, dan menjaga semangat kebangsaan sebagai bagian dari upaya mempertahankan Kota Tegal sebagai kota yang aman, damai, dan menjunjung tinggi keberagaman.
Sesaat setelah dikukuhkan, Ketua FORMAT Kota Tegal Ikhbal Budiansyah mengatakan, FORMAT hadir sebagai wadah komunikasi, silaturahmi, dan persaudaraan bagi pemuda lintas agama di Kota Tegal.
Melalui forum tersebut, generasi muda diharapkan dapat semakin memperkuat nilai toleransi, saling menghormati, serta kerukunan antarumat beragama.
“FORMAT tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan persaudaraan pemuda lintas agama, tetapi juga diharapkan dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, lingkungan hidup, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ikhbal.
Ia menambahkan, FORMAT juga akan mendukung program FKUB Kota Tegal, khususnya dalam pembinaan kerukunan, dialog lintas agama, dan penguatan moderasi beragama.
Dengan demikian, keberadaan FORMAT diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan sekaligus menghadirkan kontribusi nyata generasi muda bagi masyarakat Kota Tegal.(*)
