Tegal – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengapresiasi sinergi antara LAZISNU PCNU Kota Tegal, LAZISNU PBNU, dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam meluncurkan Program Keluarga Unggul 2026, Senin (27/7), di Gedung Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal.

Peluncuran program tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan insentif bagi guru, bantuan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM, mentoring usaha, serta bantuan renovasi ruang belajar. Kegiatan dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah, Forkopimda, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Yon Supriyono menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan program pemberdayaan masyarakat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Tegal, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LAZISNU PCNU Kota Tegal, LAZISNU PBNU, serta PT Indomarco Prismatama yang telah menghadirkan Program Keluarga Unggul 2026. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dedy Yon, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan pemerintah menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Ia menilai tema Program Keluarga Unggul yang menitikberatkan pada terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, dan berdaya selaras dengan visi pembangunan Kota Tegal.

Wali Kota menjelaskan, bantuan yang disalurkan memiliki nilai strategis. Insentif bagi guru honorer dan guru madrasah merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik dalam mencerdaskan generasi bangsa. Sementara itu, dukungan kepada pelaku UMKM melalui bantuan sarana usaha, modal, pelatihan, dan pendampingan menjadi investasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Selain itu, bantuan renovasi ruang belajar diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.

Dedy Yon berharap program tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan dan pembinaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi, memperkuat solidaritas sosial, serta mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Kota Tegal yang semakin maju, sejahtera, dan berakhlak mulia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kota Tegal, Mohammad Basuki Budi Santosa, menyampaikan bahwa kerja sama antara LAZISNU dan Indomaret telah terjalin sejak tahun 2012 dengan fokus pada program-program sosial. Menurutnya, pelaksanaan Program Keluarga Unggul juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal.

Direktur LAZISNU PBNU, Hj. Riri Khairiroh, mengatakan bahwa Program Keluarga Unggul periode 2025–2026 diarahkan untuk memperkuat tiga aspek utama, yakni pendidikan, ekonomi keluarga, dan peningkatan sarana pendidikan. Melalui program tersebut, LAZISNU berharap para mustahik dapat berkembang hingga menjadi muzaki di masa mendatang.

Perwakilan PT Indomarco Prismatama (Indomaret Cirebon), Wendar Muhammad Wisnu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana CSR yang berasal dari donasi pelanggan Indomaret selama periode Desember 2025 hingga Juli 2026.

Secara nasional, dana yang disalurkan mencapai sekitar Rp3 miliar untuk tujuh daerah. Khusus Kota Tegal, bantuan yang disalurkan mencapai Rp372,5 juta, meliputi insentif guru, rehabilitasi ruang kelas, serta bantuan pengembangan UMKM.

Program Keluarga Unggul 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kepedulian sosial yang berkelanjutan.(*)