KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal terus memperkuat komitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat acara Tegal Business Forum 2026 bertema “Amazing Tegal – Amazing Investment – Amazing Services” yang digelar di Shangri-La Land Convention Hall Kota Tegal, Selasa (21/7/2026) sore.

Forum yang dihadiri Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Tegal, perbankan, pelaku usaha, investor, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya itu, menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong investasi di Kota Tegal.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa investasi merupakan salah satu instrumen penting untuk menggerakkan perekonomian daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran melalui terciptanya lapangan kerja dan peluang usaha baru.

“Kemiskinan dapat dikurangi dengan memperkuat perekonomian daerah melalui investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga pendapatan masyarakat meningkat dan kesejahteraan semakin baik,” tegas Ahmad Luthfi.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Tegal berharap lahir berbagai rekomendasi dan kerja sama konkret yang mampu mempercepat realisasi investasi, memperkuat sektor usaha, serta menjadikan Kota Tegal sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi strategis di kawasan Pantura Jawa Tengah.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, tema yang diusung dalam Tegal Bussines Forum 2026 bukan sekadar slogan, melainkan menjadi visi bersama untuk menjadikan Kota Tegal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang modern, inklusif, dan berdaya saing melalui investasi serta pelayanan publik yang berkualitas.

“Kami ingin agar Tegal tidak hanya dikenal sebagai kota pesisir dengan kuliner khas dan budaya yang kaya, tetapi juga sebagai kota yang terbuka bagi peluang usaha, investasi strategis, serta pelayanan publik yang prima,” ujar Dedy Yon.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Tegal, sebut Dedy Yon, juga berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan dunia usaha.(*)