JAKARTA – Pemerintah Kota Tegal menorehkan prestasi dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.
Kota Tegal secara resmi menerima penghargaan sebagai peringkat ke-9 kota dengan skor tolerasi tertinggi di Indonesia berdasarkan studi Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan, kepada Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam acara Launching dan Penghargaan Indeks Kota Toleran 2025 di Tiara Ballroom, Hotel Artotel Mangkuluhur, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026) siang.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Tegal, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tegal, Budi Saptaji, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi dan Bendahara FKUB Kota Tegal, Hindayat Kuntoro.
Kota Tegal mengalami kenaikan peringkat secara signifikan hingga menembus peringkat 10 teratas.
Lompatan ini menjadi catatan penting, mengingat pada IKT 2024 Kota Tegal masih berada pada peringkat ke-39.
Progresivitas Kota Tegal dalam pemajuan toleransi tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan lahir dari kepemimpinan politik (political leadership) yang sangat promotif terhadap pembentukan ekosistem toleransi, serta ditopang oleh fondasi regulatif yang lebih kuat melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Tegal No. 4 Tahun 2024 tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama.
Peraturan daerah ini menjadi penanda penting adanya komitmen formal pemerintah kota dalam menjadikan toleransi sebagai agenda tata kelola, bukan sekadar wacana normatif.
Faktor lainnya yakni salah satu misi pembangunan Kota Tegal. Misi ke-9 yaitu Memperkuat Moderasi Beragama dalam Kerukunan antar Umat Beragama.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono usai menerima penghargaan menyampaikan rasa syukur karena Kota Tegal masuk kedalam 10 besar dan mendapatkan penghargaan sebagai peringkat ke-9 kota dengan skor tolerasi tertinggi di Indonesia.
Menurutnya pencapaian ini merupakan harapan seluruh warga Kota Tegal karena toleransi umat beragama ini sangat penting
“Mudah-mudahan amanah ini kita akan selalu jaga,” harapnya.
Dalam kesempatan itu Wali Kota Tegal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada SETARA Institute yang telah mempercayakan Kota Tegal sebagai kota toleran di Indonesia
Sementara itu Ketua FKUB Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus FKUB atas capaian ini termasuk juga dukungan dari Pemerintah Kota Tegal secara total melalui Bakesbangpol, Kementerian Agama, seluruh pengurus FKUB baik tingkat kota, tingkat kecamatan serta seluruh masyarakat Kota Tegal.
“Alhamdulillah kita bisa masuk 10 besar kota toleran se-Indonesia. Harapan kami bisa memeprtahankan dan bisa meningkatkan ditahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya.(*)
