KOTA TEGAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0712/Tegal di wilayah Kota Tegal resmi ditutup oleh Kepala Staf Komando Distrik Militer (KASDIM) KODIM 0712 Mayor CPM Abdul Khamim pada Rabu (11/3/2026) di Lapangan Kampus II PKTJ Tegal.

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini dilaksanakan di Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, dengan sasaran pembangunan fisik dan nonfisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I tersebut, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal.

Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0712/Tegal Kapten Infanteri, Antonius Joko Santoso dalam laporannya menyampaikan bahwa Program TMMD di Kelurahan Krandon telah berhasil melaksanakan pembangunan sasaran fisik dalam kegiatan ini meliputi pemasangan saluran U-Ditch dan cover dengan ukuran panjang 0,40 meter, lebar 0,60 meter dan tinggi 1,2 meter dengan total panjang saluran mencapai 104,40 meter. Selain itu juga dilakukan pemasangan paving block natural tebal 8 sentimeter dengan mutu K-225 seluas 114,41 meter persegi.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik berupa sosialisasi TMMD kepada masyarakat, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan tentang kenakalan remaja serta bahaya narkoba, penyuluhan keluarga berencana, kesehatan dan pencegahan stunting, hingga penyuluhan pemberdayaan masyarakat.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini dilaksanakan mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan dukungan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp231.000.000 dan APBD Kota Tegal sebesar Rp57.760.189, sehingga total anggaran mencapai Rp288.760.200.

Dalam amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Kasdim 0712/Tegal Mayor CPM Abdul Khamim, disampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Polri dalam upaya percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.

Tema TMMD Reguler ke-127 tahun ini adalah “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional dan strategi pemerataan ekonomi bagi masyarakat.

Lurah Krandon, Warkum ditempat yang sama menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Pemerintah dengan pembangunan saluran air dan pavingisasi melalui program TMMD Sengkuyung Tahap I ini sangat membantu masyarakat di wilayahnya.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan TMMD, di lokasi tersebut belum terdapat saluran air permanen sehingga saat hujan kerap terjadi genangan air, khususnya di wilayah RT 4 RW 3.

“Alhamdulillah warga sangat antusias dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membangun saluran dan paving ini. Pembangunannya juga cepat, hanya dalam waktu sekitar satu bulan sudah selesai,” ujar Warkum usai mengikuti upacara penutupan TMMD.

Ia juga menyampaikan bahwa selama proses pembangunan, masyarakat turut berpartisipasi melalui kegiatan swadaya dan gotong royong membantu pengerjaan saluran. Warkum berharap masyarakat dapat menjaga hasil pembangunan tersebut dengan baik, terutama dengan rutin membersihkan saluran air agar tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan.

“Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga dan membersihkan saluran air agar tetap lancar. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa awet dan masyarakat bisa lebih nyaman tinggal di lingkungan ini,” pungkasnya.(*)