TEGAL – Wakil Wali Kota Tegal, Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah, M.Kes., mengajak jamaah salat tarawih untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban.

Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutan usai salat tarawih dan silaturahmi (tarhim) Pemerintah Kota Tegal putaran ke-3 yang berlangsung di Masjid Nurul Islam, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Jumat (27/2) malam.

“Masjid jangan hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat peradaban. Dari masjid, ekonomi bisa tumbuh, pendidikan berkembang, dan masyarakat semakin kuat,” ujar Wakil Wali Kota.

Acara tarhim turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Kepala Kemenag Kota Tegal Kasiman Mahmud Desky, serta jajaran staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, dan lurah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan dan ramah anak. “Jika masjid menjadi pusat peradaban, maka akan lahir generasi islami, anak-anak berakhlakul karimah, soleh dan solehah,” tambahnya.

Selain itu, tarhim juga disebut sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. “Semoga tarhim menjadi jembatan komunikasi, memperkuat kerukunan, dan menjaga kondusifitas Kota Tegal agar tetap nyaman dan religius,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan. “Menjaga lingkungan adalah jihad. Pemkot sudah mencanangkan bank sampah. Mari kita lahirkan generasi Qur’ani yang kuat iman dan taqwanya, serta menjauhkan anak-anak dari bahaya narkotika,” pungkasnya.(*)