KOTA TEGAL – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Mutmainnah atau yang akrab disapa Mba Iin, menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Metta Vihara Kota Tegal, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat meneladani nilai toleransi dan pluralitas yang diajarkan oleh Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Dalam sambutannya, Mba Iin menegaskan pentingnya memahami keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

“Meneladani Gus Dur, kita belajar bahwa keberagaman adalah rahmat. Masyarakat yang damai bukanlah masyarakat yang seragam, melainkan yang mampu hidup rukun dalam perbedaan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kebijakan Gus Dur pada tahun 2000 yang mencabut larangan perayaan Imlek melalui Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Dengan dicabutnya aturan tersebut, perayaan Imlek dapat dilakukan secara terbuka sebagai bagian dari ekspresi budaya dan keyakinan masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Mba Iin turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat yang merayakan.

“Saya ucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2577. Semoga tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Mengusung tema “Combining Indonesian and Chinese Culture, Rejoicing in Dhamma” atau “Memadukan Kebudayaan Indonesia dan Tionghoa, Bergembira dalam Dhamma”, perayaan tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat Kota Tegal yang majemuk dan harmonis. Menurutnya, perpaduan budaya bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata kebersamaan dan saling menghormati.

Ia juga memberikan apresiasi atas semangat pemberdayaan perempuan dalam kegiatan tersebut. Seluruh panitia penyelenggara diketahui merupakan perempuan.

“Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas kepemimpinan dan kreativitas yang luar biasa. Perempuan bukan hanya pendukung, tetapi penggerak dan penguat peradaban,” tegasnya.

Mba Iin berharap perayaan Imlek tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebajikan dalam Dhamma. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Imlek sebagai awal untuk terus menumbuhkan harmoni, gotong royong, dan kepedulian sosial demi Kota Tegal yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

Mba Iin mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Semoga segala kebaikan yang dilakukan menjadi ladang kebajikan dan membawa berkah bagi kita semua,” pungkasnya.(*)