KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal menegaskan pentingnya peran strategis perempuan muda dalam menjawab tantangan zaman. Salah satunya melalui organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai wadah kaderisasi dan pengabdian sosial.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Dedy Yon Supriyono saat Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tegal Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar di Gedung Adipura Kota Tegal, Jumat (23/1/2026).
Wali Kota Tegal didampingi istri, Gadis Sephi Febriana dan Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Muthmainnah yang juga Ketua PW Fatayat Jawa Tengah.
Kegiatan ini turut dihadiri Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan, pengurus NU, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Dedy Yon mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik serta menegaskan peran strategis Fatayat NU dalam kaderisasi, pengabdian sosial, pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, serta kesehatan ibu dan anak.
“Kami berharap Fatayat NU Kota Tegal dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Tegal yang juga Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyyatul Muthmainnah menambahkan pesan pentingnya menjaga soliditas sebagai kunci utama organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Ia
yang akrab disapa Mba Iin, berharap momentum pelantikan ini menjadi titik awal pengabdian yang dijalankan dengan penuh keikhlasan serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
Pemerintah Kota Tegal, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Fatayat NU sebagai mitra strategis pembangunan di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kota Tegal Waidah menyatakan kesiapan Fatayat NU untuk berperan aktif dan berkolaborasi dalam berbagai program Pemerintah Kota Tegal. Ia juga menyampaikan bahwa Fatayat NU telah mengelola program bank sampah selama lima tahun juga GASOSFA (Gerakan Sodaqoh Sampah Fatayat) dengan slogan “Sedekah Sampah Gawe Berkah” sebagai kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan. (*)
