KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM UNDIP) memperkuat komitmen pencegahan stunting melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “DKM Mengabdi – Tegal Ceria”. Program ini digelar Kamis (15/1) pagi di Gedung Serba Guna KITA, Kelurahan Slerok, Kota Tegal.

Momentum ini menjadi sarana strategis untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi berbasis ikan sebagai identitas Kota Bahari, sekaligus membangun generasi sehat dan bebas stunting.

Kegiatan diketuai oleh Ketua Tim DKM, Mirza Fathan Fuadi, dan dihadiri Ketua Program Studi Doktoral Kesehatan Masyarakat UNDIP, Kepala Puskesmas Kota Tegal, 40 mahasiswa program doktoral, serta tamu undangan dari berbagai perangkat daerah dan masyarakat.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UNDIP yang telah memilih Kota Tegal sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan identitas Tegal sebagai kota bahari.

“Berbahan dasar ikan, Tegal Kota Bahari—bahagia sehari-hari. Ini bukan sekadar slogan, tetapi pengingat bahwa tugas kita bersama adalah mengoptimalkan ikan sebagai sumber gizi utama masyarakat, dibandingkan makanan instan. Ikan adalah kekuatan Kota Tegal,” ujarnya.

Tazkiyyatul menambahkan, pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya.

Program PKM ini berfokus pada edukasi kesehatan, penilaian status gizi, serta pencegahan stunting yang masih menjadi prioritas nasional. Pemerintah Kota Tegal sendiri telah menjalankan berbagai program penurunan stunting melalui edukasi gizi, pemenuhan protein hewani, dan penguatan peran kader posyandu. Kehadiran program “DKM Mengabdi – Tegal Ceria” diharapkan semakin memperkuat upaya tersebut.

Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan antropometri untuk pengukuran tinggi dan berat badan balita secara tepat, edukasi gizi berbasis konsep “Isi Piringku”, serta lomba kreasi makanan berbahan dasar ikan. Inovasi ini mendorong kreativitas ibu-ibu dalam menyajikan menu sehat, bergizi, dan terjangkau, sekaligus meningkatkan minat konsumsi ikan di masyarakat.

Ketua Tim DKM, Mirza Fathan Fuadi, berharap program ini dapat menurunkan angka stunting di Kota Tegal.

“Kami ingin program ini benar-benar menjadi bagian dari solusi penurunan stunting. Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tegal menjadi kunci agar intervensi berkelanjutan dan tepat sasaran,” tegasnya.

Pemerintah Kota Tegal berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi ilmiah yang bermanfaat bagi kebijakan kesehatan daerah. Sementara itu, mahasiswa program doktoral diharapkan memperoleh pengalaman lapangan berharga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara UNDIP dan Pemkot Tegal, diharapkan terwujud masyarakat yang sehat, cerdas, berdaya saing, serta melahirkan generasi masa depan Kota Tegal yang bebas stunting dan berkarakter bahari.(*)