KOTA TEGAL – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, melakukan roadshow kampanye anti kekerasan di SMK Astrindo Kota Tegal. Kegiatan ini digelar pada Senin, (24/11/25), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Daerah memperkuat literasi pencegahan kekerasan dan bullying di kalangan pelajar.
Dalam penyampaiannya, Tazkiyyatul Muthmainnah menegaskan bahwa meski Indonesia masih memiliki angka kekerasan yang tinggi, Kota Tegal tergolong rendah. Namun ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat masyarakat merasa aman sepenuhnya.
“Kita tidak boleh terlena. Bisa jadi masih ada kasus yang tidak terlaporkan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada SMK Astrindo yang secara konsisten mensosialisasikan larangan bullying setiap apel. Menurutnya, disiplin ini menjadi langkah pencegahan yang harus terus diperkuat.
Tazkiyyatul menjelaskan bahwa kekerasan hadir dalam banyak bentuk, baik verbal maupun fisik, yang keduanya sama-sama berdampak buruk.
“Efek kekerasan itu sangat berbahaya dan bisa menghantam psikis anak. Jangan pernah menormalisasi kekerasan, ejekan, bullying, atau pelecehan dengan bungkus bercanda,” ujarnya.
Ia mendorong para siswa untuk berani bersuara dan melindungi diri.
“Harapannya, anak-anak berani speak up. Sampaikan ke teman atau guru jika mengalami atau melihat kekerasan. Jaga mental kalian, jangan mudah down. Dunia tetap bisa berjalan baik meski kalian pernah dibully. Fokuslah membawa prestasi dan berusaha yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Astrindo, Riyanti, meminta para siswa menyimak dengan sungguh-sungguh materi yang disampaikan.
“Apa yang disampaikan Ibu Wakil Wali Kota harap difokuskan. Bullying itu sangat tidak baik. Guru sudah tidak henti-hentinya mengingatkan, apalagi setiap Senin saat apel,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Wakil Wali Kota dapat memberikan dorongan baru kepada para siswa.
“Dengan hadirnya Ibu Wakil Wali Kota, ikuti materinya dan ambil ilmunya untuk bekal kalian,” tambahnya.(*)
