SLAWI- Sebanyak 100 orang, yang sebagian besar berasal dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Anshor Kota Tegal, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan dalam rangka Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Bela Negara tahun 2025.
Acara yang dibuka oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dilaksanakan di Markas Brigade Infantri (Brigif) 4/Dewa Ratna Kabupaten Tegal, Sabtu (24/5/2025) sore.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Diklat Dasar Kepemimpinan ini merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa kita. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, tantangan terhadap kerukunan umat beragama semakin besar. narasi-narasi ekstrem, ujaran kebencian, dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa, kadang kala muncul di permukaan.
“Di sinilah peran Banser menjadi sangat krusial. Banser, dengan ideologi ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyah yang toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan. Maka dari itu, saya sangat mengapresiasi semangat dan komitmen yang telah saudara sekalian tunjukkan dengan bergabung dalam kegiatan ini,” kata Wali Kota Tegal.
Selama dua hari ini, peserta diklat akan ditempa dengan berbagai materi dan pengalaman. dari diskusi interaktif hingga simulasi kepemimpinan, dari pemahaman ideologi Pancasila hingga penguatan karakter.
“Seraplah setiap ilmu, dan bangunlah jejaring relasi persahabatan yang kuat. Kita bulatkan tekad dengan satu tujuan yaitu menjadikan Banser sebagai pengawal moderasi beragama,” imbau Dedy Yon.
Ia berharap, setelah mengikuti diklat ini, kita bisa mempunyai pemahaman wawasan kebangsaan yang lebih mendalam, dan semangat bela negara yang membara. Dedy berpesan agar menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Jadilah teladan bagi rekan-rekan sebaya dan yang terpenting, mari kita buktikan, bahwa Banser bukan hanya pasukan penjaga keamanan, tetapi juga pengawal moderasi beragama yang handal, yang siap sedia menjaga kedamaian dan persatuan di Kota Tegal yang dicintai ini.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tegal, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Budi Saptaji, menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, menguatkan semangat bela negara dan mendukung salah satu misi Wali Kota Tegal yaitu memperkuat moderasi beragama dalam kerukunan antar umat beragama.
Giat yang diselenggarakan selama dua hari ini, dari tanggal 24-25 Mei 2025 dengan sasaran pokok kegiatan meliputi pembekalan materi teoritis, latihan fisik dan kedisiplinan, ketrampilan praktis dan kegiatan kebersamaan pembentukan karakter.(*)
