Dinas Perhubungan Kota Tegal mulai uji coba penerapan One Way atau Jalan satu arah di penggalan Jalan Diponegoro, Kota Tegal. Penerapan One Way ini salah satu upaya untuk menekan kecelakaan di jalan tersebut. Dinshub Kota Tegal telah menerima laporan telah terjadi 12 kecelakaan lalu lintas.

Warta Bahari mensimulasikan, apabila pengendara dari Pasar Pagi Kota Tegal akan menuju Kejambon, maka diperempatan Simpang Jakarta harus belok kiri memutar di Alun-Alun Kota Tegal atau Kanan menuju Jalan HOS Cokroaminoto. Pengendara Tidak Boleh jalan lurus.

Apabila pengendara dari Jalan HOS Cokroaminoto, juga tidak boleh secara langsung belok kanan menuju Jalan Diponegoro. Tetapi lurus menuju Jalan KH. Mansyur-memutar di Alun-Alun Kota Tegal.

Kepala Dishub Kota Tegal Herviyanto mengatakan hari ini sesuai dengan rencana rekayasan lalu lintas, bersama Polres Tegal Kota, Tim Tertib Lalu Lintas untuk One Way penggalan Jalan Diponegoro. Menurut Hervy, penerapan one way masih baru sehingga masyarakat masih simpang siur.

Hervy menuturkan, uji coba tahap pertama akan dilakukan selama 20 hari. Pihaknya juga menssagakan petugas untuk mengatur lalu lintas di perempatan Simpang Jakarta. Selain itu akan mengoptimalkan  rambu-rambu elektronik saat malam hari.

“Selama uji coba ini kita akan ukur mulai dari Simpang Jakarta-Simpang Alun-Alun terjadi kemacetan atau tidak,” ujar Hervy.

Hervy menuturkan, pada saat Car Free Day nantinya  akan disingkronkan dengan penutupan jalan di Gili Tugel dan arus lalu lintas di Simpang Jakarta akan dialihkan ke Jalan Hos Cokroaminoto. Akan tetapi apabila diperlukan maka akan menerapkan contra flow di Jalan Diponegoro. “Langkah ini diterapkan sampai acara Car Free Day selesai,” imbuh Hervy.

Sementara itu, KBO Lantas Polres Tegal Kota Joko Margono mengimbau kepada masyarakat agar ikut mensukseskan uji coba one way yang sudah diberlakukan demi tertibnya Kota Tegal.