TEGAL-UPS Tegal melaksanakan sosialisasi pembelajaran daring (Online learning) bestrandar internasional di Aula YPP UPS Tegal, Selasa (5/9).
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari sekolah menengah atas (SMA) sederajat dilingkungan eks-Karasidenan Pekalongan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdai Kepada Masyarakat (LPPM) UPS Tegal sebagai penyelenggara kegiatan mengundang sekitar delapan puluh kepala sekolah SMA/SMK/Sederajat di lingkungan esk-Karasidenan Pekalongan.
Dalam kegiatan tersebut UPS Tegal menawarkan kepada sekolah untuk dapat menikmati pembelajaran daring berstandar internasional dengan cara melakukan pengesian kesediaan untuk menjadi mitra dalam kegiatan pembelajaran daring tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan mutu pembelajaran pada siswa akan memiliki standar yang sesuai dengan kebutuhan internasional.
Sosialisasi tersebut, UPS Tegal menghadirkan dua pemateri utama yaitu Heru Widiatmo, Ph.D yang merupakan Senior Psychometrician, Reseach Technology, data, Science and Analytics, ACT, dari Amerika Serikat (USA), yang juga peneliti senior dan fasilitator dalam pembelajaran daring, dan Dr. Purwo Susongko, M.Pd. selaku ketua LLPM UPS Tegal.
Heru menyampaian bahwa mutu pendidikan di Indonesia sudah tertinggal 128 tahun seperti yang dirilis oleh lembaga PISA. Hal inilah yang menjadikan bahwa pembelajaran berbasis daring merupakan salah satu cara untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain.
Menurut Heru, saat ini mindset pembelajaran daring masih menganggap bahwa kepentingan pembelajaran tersebut berkaitan dengan perolehan sertifikat yang didapatkan dalam pembelajaran.
“Padahal pembelajaran daring bukan sekadar sertifikat saja namun perbaikan kualitas pembelajaran di Indonesia. Hal inilah yang menjadikan pembelajaran daring bertandar internasional merupakan kebutuhan dalam pembelajaran”, kata Heru.
Sementara itu, Rektor UPS Tegal Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum pada pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa pembelajaran daring sudah digaungkan oleh pemerintahanan tahun 2014. Hal ini merupakan kegiatan positif untuk peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Menurut Dr. Burhan, adanya era industri 4.0 maka pendidikan di Indonesia di tuntut untuk melakukan kegiatan literasi. Dengan demikian pembelajaran berbasis daring memang menjadi kebutuhan dalam peningkatan kualitas pembelajaran.
“Melalui kegiatan ini diharapkan selain mendongkrat nilai jual UPS Tegal di masyarakat, kegiatan juga dapat menjadi eksistensi UPS Tegal dalam peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia. Kegiatan ini merupakan awal dalam peningkatan kerja sama UPS Tegal dalam bidang akademik dengan institusi dalam dan luar negeri”, pungkas Dr. Burhan
