TEGAL – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti atau Sekolah Terminal melakukan kurban dengan menyembelih enam ekor kambing. Daging kurban kemudian dibagikan kepada pedagang asongan atau masyarakat yang ada di Terminal Kota Tegal.
“Saya senang mendapatkan daging kurban, nantinya akan saya masak untuk keluarga dirumah,” kata Warga Terminal Sisri.
Pembagian daging kurban tersebut dilakukan dengan tertib. Karena sebelumnya sudah ada pembuatan kartu anggota yang berfungsi multifungsi. Dengan adanya kartu tersebut, warga terminal yang merupakan warga belajar tidak perlu adanya kupon. Karena kartu anggota juga bisa digunakan untuk aktifitas yang berkaitan dengan kegiatan sekolah terminal.
“Kami sudah membuatkan kartu anggota yang juga bisa dimanfaatkan untuk mengambil daging kurban. Sehingga warga yang mendapatkan daging kurban tidak perlu kupon,” ungkap Pengelola TBM Sakila Kerti Yusqon.
Selain pengelola dan panitia yang membagikan daging kurban langsung kepada warga terminal. Kepala Kantor Kemenang Kota Tegal juga turut menyaksikan proses pendistribusian daging tersebut. Sehingga proses pembagianya dapat dilakukan dengan tertib. Dan diharapkan akan terus meningkat ditahun yang akan datang. Bahkan langkah tersebut mendapat apresiasi yang tinggi dari Kemenag.
“Saya mengapresiasi dan turut merasakan bahwa mereka, masyarakat pengasong sangat butuh akan daging kurban untuk mereka nikmati. Karena bagi kita adalah hal yang biasa, tetapi bagi mereka sangat luar biasa,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal Akhmad Farkhan.
