TEGAL-Tahun 2018 merupakan pesta demokrasi bagi masyarakat, karena terdapat hajat besar yakni pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Hal tersebut disampaikan Pejabat Sementara Wali Kota Tegal Drs. Achamd Rofai, M.Si mengawali dialog Wali Kota Menyapa, di radio Sebayu FB, Kamis (7/6) pagi, yang mengusung tema Pilkada 2018.
Pada kesempatan tersebut, Pjs. Wali Kota Tegal Drs. Achamd Rofai, M.Si didampingi Plt. Sekda Kota Tegal Yuswo Waluyo, Assisten III Setda Subagyo, SIP, Kepala Diskominfo Markus Wahyu Priyono, Kabag Humas dan Protokol Setda Hendiati Bintang Takarini, perwakilan Disdikbud Kota Tegal, Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budionom Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto dan para siswa SMA/SMA.
Pjs. Wali Kota Tegal, Achamd Rofai menghimbau bagi masyarakat yang sudah memiliki hak pilih menggunakan hak pilihnya pada 27 juni mendatang. “Momentum pilkada sebenarnta merupakan, entry point dalam menata Pemerintah Kota Tegal. Saya mengharapkan terpilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang amanah dan diinginkan masyarakat Kota Tegal”, kata Pjs. Wali Kota Tegal, Achamd Rofai.
Pjs. Wali Kota Tegal menambahkan, DPT di Kota Tegal 198.535 pemilih. Kesuksessan Pilkada, disamping peran KPU Kota Tegal, Panwaslu Kota Tegal, tetapi juga peran Pemerintah Kota Tegal.
“Peran yang tidak kalah penting yakni masyarakat. Mudah-mudahan Pilwakot mendatang, tingkat partisispasi pemilih lebih baik dari sebelumnya. Pada Pilkada sebelumnya, tingkat 63 persen sedangkan tahun ini, sesuai dengan tarjet KPU yaitu 77 persen. Saya menginginkan terjet tersebut dapat tercapai”, imbuh Wali Kota.
Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono, mengatakan, KPU terus berupaya untuk mensukseskan pilakda, seperti sosialisasi. Thomas menyebut, KPU telah melakukan sosialisasi lebih dari 100 kelompok sasaran dan 30 kelompok organisasi sosial, kemasyarakatan dan keagamaan di tingkat Kota Tegal.
“KPU berharap, organisasi-organisasi itu secara top down, menyampaikan ke tingkat Kecamatan, Kelurahan dan seterusnya ke bawah”, ujar Thomas.
Selain itu, kata Thomas, KPU juga menyasar ke sekolah-sekolah SMA/SMK di Kota Tegal dengan target para pemilih pemula, tempat-tempat keramaian seperti alun-alun, lapangan Tegal Selatan sampai dengan mall di Kota Tegal.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengajak untuk menjaga iklim sejuk Pilkada serentak 2018 sampai dengan penyelenggaraan pemilihan dan perhitungan surat suara sampai dengan pasca pemilihan, putusan siapa yang menang nantinya dapat diterima oleh semua pihak dan tidak terajdi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Mari kita gunakan hak pilih kita dengan bijak, cerdas dan rasional dengan cara memilih yang terbaik, perhatikan visi misi dan program-program paslon, serta ikuti rekam jejak paslon sebelum menentukan pilihan. Pilihan yang berkualiatas dan terbaik menurut Panjenengan semua”, pungkas Akbar. (Sa. Amin/WB)
